Monju

Cute Rocking Baby Monkey

Senin, 16 November 2015

Because Silence Makes Me Calm

Ketika malam terasa sunyi. Hanya suara berputarnya waktu yang menunjukkan hari semakin gelap. Disitu aku coba untuk menumpahkan segala yang ada dalam pikiranku.
Aku coba untuk meneteskan air mata untuk semua bebanku. Berharap agar semua beban itu hilang saat aku terbangun.
Aku memilih kegelapan ketika mata ini menangis agar semua tak tahu apa yang sedang aku rasain.
Biarlah mereka tahu jika aku telah terlelap dalam indahnya mimpi agar mereka bisa tenang melihat keadaanku ini. Sudah cukup hari-hari mereka terbayang akan kesehatanku.
Hanya dalam keheningan ini aku curahkan segalanya. Walau hanya lewat tulisan ini. Setidaknya ini membuat aku bisa lebih tegar menghadapi hari esok. Karena aku tak tahu sampai kapan rasa ini akan terus ada. Dan mungkin akan tetap selalu begini.
Kesunyian, keheningan ini yang dapat membuat aku tenang. Melihat mereka bisa melupakan kesehatan dan keadaanku ini meskipun aku harus berpura-pura untuk selalu terlehat sehat didepan mereka.
Kenapa aku menyukai keheningan? Karena dari keheningan itu aku bisa tenang. Kenapa aku menyukai kesendirian? Karena kesendirian aku, mereka tidak melihat apa yang aku lakukan.
Ketika mereka terlelap disitu aku coba buat berbagi ceritaku tentang hari-hari yang aku jalani. Walaupun hanya dalam sebuah tulisan. Setidaknya itu membuat aku bisa lebih lega. Saat mulut ini tak tahu harus berkata pada siapa aku menceritakannya.Saat mulut ini tak tahu harus memulai cerita seperti apa. Aku tak mampu berbagi pada mereka yang selama ini mencemaskan keadaanku. Aku takut mereka lebih mencemaskanku ketika aku menceritakan kesakitanku. Mereka sumber semangatku. Mereka sumber kebahagianku. Aku tak ingin mereka merasa iba dengan keadaanku sekarang. Cukup mereka tahu kalau aku yang mereka kenal aku yang selalu tersenyum. Meski senyum itu menutupi apa yang aku rasakan.
Satu rumus dalam hidupku bagilah kebahagianmu bukan kesedihanmu. Buat mereka tertawa. Bantu mereka untuk tertawa. Dan menolong mereka untuk selalu tertawa. Hidup itu untuk dinikamati dengan kebahagiaan dalam keterpurukan ataupun kesenangan. Hidup tidak selalu berjalan seperti apal akan ada saatnya hidup itu berjalan diatas jalanan yanh berbatu. Air mengalir tidak selalu lurus. Ada saatnya air itu berbelok arah. Begitupun tuhan. Tuhan selalu memberikan cobaan ketika kita sedang berada dalam kenikmatan kebahagiaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar