Ketika malam terasa sunyi. Hanya suara berputarnya waktu yang
menunjukkan hari semakin gelap. Disitu aku coba untuk menumpahkan segala
yang ada dalam pikiranku.
Aku coba untuk meneteskan air mata untuk semua bebanku. Berharap agar semua beban itu hilang saat aku terbangun.
Aku memilih kegelapan ketika mata ini menangis agar semua tak tahu apa yang sedang aku rasain.
Biarlah mereka tahu jika aku telah terlelap dalam indahnya mimpi agar
mereka bisa tenang melihat keadaanku ini. Sudah cukup hari-hari mereka
terbayang akan kesehatanku.
Hanya dalam keheningan ini aku curahkan
segalanya. Walau hanya lewat tulisan ini. Setidaknya ini membuat aku
bisa lebih tegar menghadapi hari esok. Karena aku tak tahu sampai kapan
rasa ini akan terus ada. Dan mungkin akan tetap selalu begini.
Kesunyian, keheningan ini yang dapat membuat aku tenang. Melihat mereka
bisa melupakan kesehatan dan keadaanku ini meskipun aku harus
berpura-pura untuk selalu terlehat sehat didepan mereka.
Kenapa aku menyukai keheningan? Karena dari keheningan itu aku bisa
tenang. Kenapa aku menyukai kesendirian? Karena kesendirian aku, mereka
tidak melihat apa yang aku lakukan.
Ketika mereka terlelap
disitu aku coba buat berbagi ceritaku tentang hari-hari yang aku jalani.
Walaupun hanya dalam sebuah tulisan. Setidaknya itu membuat aku bisa
lebih lega. Saat mulut ini tak tahu harus berkata pada siapa aku
menceritakannya.Saat mulut
ini tak tahu harus memulai cerita seperti apa. Aku tak mampu berbagi
pada mereka yang selama ini mencemaskan keadaanku. Aku takut mereka
lebih mencemaskanku ketika aku menceritakan kesakitanku. Mereka sumber
semangatku. Mereka sumber kebahagianku. Aku tak ingin mereka merasa iba
dengan keadaanku sekarang. Cukup mereka tahu kalau aku yang mereka kenal
aku yang selalu tersenyum. Meski senyum itu menutupi apa yang aku
rasakan.
Satu rumus dalam hidupku bagilah kebahagianmu bukan
kesedihanmu. Buat mereka tertawa. Bantu mereka untuk tertawa. Dan
menolong mereka untuk selalu tertawa. Hidup itu untuk dinikamati dengan
kebahagiaan dalam keterpurukan ataupun kesenangan. Hidup tidak selalu
berjalan seperti apal akan ada saatnya hidup itu berjalan diatas jalanan
yanh berbatu. Air mengalir tidak selalu lurus. Ada saatnya air itu
berbelok arah. Begitupun tuhan. Tuhan selalu memberikan cobaan ketika
kita sedang berada dalam kenikmatan kebahagiaannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar