Monju

Cute Rocking Baby Monkey

Rabu, 28 Oktober 2015

I Need You


Kirimkan aku seseorang yang kamu percaya untuk menemaniku. Ketika kamu sibuk.Ketika kamu tak ada kabar.Dan ketika kamu tak menemani hariku. Seseorang yang membuat aku nyaman seperti saat aku berada di sampingmu. Seseorang yang siap menemaniku,saat aku ingin mencurahkan apa yang aku rasakan ketika kamu sedang asyik dengan kesibukanmu. Luangkan jammu saja untuk ku. Karena aku tak perlu harimu jika jammu bisa menebus hari harimu yang tak bersamaku.

Kamu


   Jarak waktu yang  memisahkan kita tak menjadi penghalang akan hubungan yang kita jalani. Banyak yang kita alami suka ataupun duka selama bersama. Pahit manis yang kita jalanin bersama.
   Pertengkaran-pertengkaran yang kita lalui. Dengan banyaknya Omongan-omongan tentang kamu yang menjadi pemicuh akan retaknya kita. Dan hadirnya masa lalu yang mencoba mengusik kembali.
   Kita bukan pasangan yang sempurna yang selalu lalui hari tanpa adanya masalah. Melainkan kita pasangan yang sama seperti layaknya meraka yang menjalin kasih.Kita pasangan yang mungkin bisa dikatakan pasangan yang tidak romantis tidak juga selalu bahagia. Kita yang selalu bertengkar, kita yang sama-sama egois, kita yang ingin menang sendiri, yang gamau disalahin satu sama lain. Dengan segala kekurangan.
  Yang selalu sabar hadapi sikap yang sama-sama keras. Dan pasangan yang tergantung pada sinyal operator. Lucu ya ?? Kadang aku juga ngiri akan meraka yang tanpa ada jarak dan waktu yang memisahkan. Ngiri akan mereka yang selalu ngerasa dunia ini tuh miliknya kalau lagi berdua.
  Bahkan kita tuh pasangan yang selalu ngucapin kata “PUTUS” dan itu tuh pasti dan selalu. Bahkan dari awal pertama kita pacaran dari bulan ke-1,ke-2, sampai ke-3 akhir bulannya tuh kita pasti selalu putus.
 Tapi apapun itu tentang kita. Kamu adalah orang yang pertama yang buat aku mengerti akan arti seseorang yang benar-benar menyayangi dengan tulus dan mencintai apa adanya. Kamu ajarkan aku banyak hal tentang kedewasaan. Kamu yang ajarin aku banyak hal tentang arti segalanya. 
  Makasih udah hadir di hidup aku selama ini. Atas sabarnya kamu hadapi sikap aku. Makasih udah nemenin aku selama ini udah mau jadi temen, sahabat, mapun orangtua. Yang nerima aku apa adanya. Dengan banyak kekurangan aku. Yang mau nerima aku. Cewe yang ngeselin, yang ngeboringin, jutek, cuek.
  Makasih rasa sayang kamu selama ini. Udah mau denger keluh kesah akku tentang keluarga sekolah ataupun apaupun itu.
  Maaf aku yang selalu buat kamu cemburu.  Aku yang selalu ngerepotin kamu. Aku yang selalu ngeyel, sering ngambek. Maaf atas kesalahan yang sering aku berbuat. Entah itu sikap aku yang cemburuan, ataupun sikap aku yang selalu salah sangka sama kamu. 

Aku tak pernah tahu siapa kamu, bagaimana kamu, yang aku tahu kamu hanya orang yang hanya ada dalam mimpiku.
Ketika mata terpejam dan ketika tidurku terlelap.
Saat itu aku bertemu denganmu. Bertemu dalam bayangan dirimu yang tak jelas.
Melepaskan rasa kerinduan yang hanya mendengar suaramu. Melihatmu hanya dengan sebuah gambar yang melukiskan betapa beruntungnya diriku mendapatkan seseorang sepertimu.
Berapa lama lagi aku harus menunggumu dalam sebuah keraguan? Berapa lama lagi aku harus bersabar untuk berjuang mempertahankan cinta dalam penuh keraguan?
Tak cukupkah perjuanganku selama ini untuk menahan semua rasa yang ingin aku ketahui tentang dirimu dari jarak yang dekat.
Kapan jarak itu akan terhapuskan dalam permainan cintamu?
Kamu satu-satunya cowo yang terlalu tega. Membiarkan cintamu terus dilanda keraguan tentang dirimu. Namun, mengapa aku terus membiarkan rasa cinta dan sayang ini tumbuh sampai aku tak tahu berapa lama harus aku pertahankan cinta ini?
Penantian yang tak ada habisnya. Penantian yang penuh luka ini,apa akan segera berakhir?