Rabu, 28 Oktober 2015
Aku tak pernah tahu siapa kamu, bagaimana kamu, yang aku tahu kamu hanya orang yang hanya ada dalam mimpiku.
Ketika mata terpejam dan ketika tidurku terlelap.
Saat itu aku bertemu denganmu. Bertemu dalam bayangan dirimu yang tak jelas.
Melepaskan rasa kerinduan yang hanya mendengar suaramu. Melihatmu hanya dengan sebuah gambar yang melukiskan betapa beruntungnya diriku mendapatkan seseorang sepertimu.
Berapa lama lagi aku harus menunggumu dalam sebuah keraguan? Berapa lama lagi aku harus bersabar untuk berjuang mempertahankan cinta dalam penuh keraguan?
Tak cukupkah perjuanganku selama ini untuk menahan semua rasa yang ingin aku ketahui tentang dirimu dari jarak yang dekat.
Kapan jarak itu akan terhapuskan dalam permainan cintamu?
Kamu satu-satunya cowo yang terlalu tega. Membiarkan cintamu terus dilanda keraguan tentang dirimu. Namun, mengapa aku terus membiarkan rasa cinta dan sayang ini tumbuh sampai aku tak tahu berapa lama harus aku pertahankan cinta ini?
Penantian yang tak ada habisnya. Penantian yang penuh luka ini,apa akan segera berakhir?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar